Kamis, 28 Agustus 2014

Korek Api & Perkembangannya Dari Zaman Ke Zaman


Kebayang gak sih, apa jadinya kalau tak ada korek api di dunia ini? Walaupun ketiadaannya gak bikin kita mati, tapi keberadaannya, walaupun kecil, terasa sekali manfaatnya. Korek api adalah alat termurah, termudah, dan teraman untuk membuat api.
Korek api, adalah cara baru untuk membuat api secara aman, murah, mudah, dan cepat.

Sebelum ditemukan korek api, orang tentu harus berusaha untuk tetap membuat api menyala agar sewaktu-waktu diperlukan untuk kebutuhan sehari-hari tetap tersedia. Cara yang bisa dilakukan untuk ini misalnya dengan tetap menyalakan lampu atau perapian sepanjang waktu. Repot....! Atau barangkali Anda tentu juga pernah melihat film yang menggambarkan bagaimana manusia zaman purba membuat api dengan cara menggesekkan dua buah ranting kayu bukan? Repot...!

John Walker, menemukan korek api pada tahun 1827
Penemuan korek api telah sangat membantu kehidupan manusia modern. John Walker, seorang alkemis (ahli kimia) berkebangsaan Inggris telah berhasil menemukan korek api gesek pertama yang aman pada tahun 1827. Ia menggunakan antimon (III) sulfida, potasium klorat, gum, dan pati yang dicampur dan diletakkan di ujung sebilah kayu kecil. Apabila ujung kayu yang telah diberi campuran tersebut digesekkan pada permukaan yang kasar, maka akan muncul percikan bunga api kecil yang akan membakar bilah kayu kecil. Keunggulan korek api buatan John Walker ini adalah faktor keamanannya yang lebih baik.

Sebenarnya, sebelum John Walker menemukan korek api yang akhirnya dipasarkannya itu, ada banyak ilmuwan lain yang juga telah berusaha untuk membuat korek api, tetapi hasil yang diperoleh tidak sebaik (dalam artian tidak seaman, sepraktis dan semurah) korek api buatan John Walker. Ilmuwan lain yang terlebih dahulu berusaha mengembangkan korek api antara lain: K. Chancel yang merupakan asisten seorang profesor dari Perancis yang bernama L. J. Thenard di tahun 1805. Sebelumnya ada ilmuwan ternama Robert Boyle pada tahun 1680-an ternyata juga berusaha mengembangkan korek api. Bahkan, Bangsa Tiongkok di tahun 577 telah berusaha menggunakan batang kayu yang diberi belerang untuk korek api.
Zippo, bukan sekedar korek api gas, tapi juga bermakna fashion bagi para pemakainya
Inovasi tentang korek api melompat jauh ketika ditemukan korek api gas. Salah satu korek api gas yang paling terkenal di dunia hingga saat ini adalah korek api gas merk Zippo. Korek api gas ini berisi bahan bakar buthana. Desain-desain menarik yang diluncurkan oleh pabrik Zippo membuat benda mungil yang berfungsi sebagai alat untuk membuat api ini memiliki fungsi lain: yaitu sebagai barang koleksi. Sejak awal korek api gas bermerk Zippo ini diproduksi ai Amerika Serikat (AS), mereka telah mengembang kualitas dengan baik sehingga mereka terkenal dengan slogan "korek api tahan angin (windproof lighter)." Korek api dengan bahan bakar gas ini lebih banyak dipakai para perokok. Agaknya bagi seorang perokok, adalah suatu gaya tersendiri apabila menyalakan rokok dengan korek api gas bermerk terkenal semacam Zippo.

Oh ya, walaupun tampaknya sekarang penggunaan korek api gas yang juga aman, praktis, dan murah ini lebih banyak digunakan dibanding korek api gesek berbahan dasar kayu dan fosfor serta klorat, korek api gesek dari kayu juga tetap dapat bertahan. (http://duniaandromedaku.blogspot.com/)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar